Album Baru REGETH ‘Trampled, Tortured and Died’, Lebih Greget!

REGETH terbentuk tahun 2001 di daerah Jawa Timur, tepatnya di Kota Madiun. Kata REGETH sendiri diambil dari kosakata Bahasa Jawa yang berarti kotor, yang juga merupakan potongan nama depan dari personil awal  band ini terbentuk yaitu REpog /Goper, GEpeng/Rahmat dan THeling /Anshori. Dan secara filosofi kata REGETH sendiri bisa diartikan raga boleh kotor tapi jiwa jangan sampai ternoda.

Band yang mengusung konsep brutal detah metal ini sempat lama vakum karena kesibukan kerja masing dan jarak yang berjauhan dikarenakan   sang gitaris Rahmat hijrah ke luar kota yang akhirnya membangkitkan REGETH di kota Tangerang pada pertengahan Oktober 2011 dengan formasi : Ari (drum), Dika (vokal), Aris (bass) dan Rahmat (gitar).

Tahun 2012 personil REGETH berubah formasi menjadi Pete (drum), Gobex (vokal), Aconk (bass) dan Rahmat (Gitar), dengan menghasilkan Demo Promo dengan dua lagu yang berjudul ‘Aborsi’ dan ‘Bunuh Terbunuh’. Acong (bass) mengundurkan diri pada tahun 2013.

Dengan formasi bertiga REGETH merekam 3 buah lagu yaitu : Adikuasa Terlaknat, Keadilan Raja Iblis dan Tangan Tangan Syetan. Setelah menyelesaikan rekaman, di akhir tahun 2013 Pete (drum) memutuskan untuk keluar dari REGETH dan posisinya digantikan oleh Adith Minggus (NGLAYAT).

Pada Januari 2014 Ade Item masuk memperkuat REGETH pada posisi bass dan mereka merekam 3 buah lagu berjudul Ambisi Membunuh, Diam Berbahaya dan Lawan Dengan Tunduk. Dan album perdana mereka dirilis pada 23 Januari 2015 dengan title ‘ Lawan Dengan Tunduk’ dibawah label Black Art Production, Tangerang.

Perubahan formasi terjadi lagi pada tahun 2016, dimana Ade Item (bass) digantikan oleh Asep dan Minggus (drum) posisinya digantikan oleh Ryan. Namun sepanjang tahun 2016 sampai dengan 2019 REGETH kembali vakum karena kesibukan masing masing personil.

BACA JUGA :  Deathcore Menjadi Pilihan Terakhir TUMBAL NYAWA Untuk Terus Bisa Eksis dan Berkarya

Saat masa pandemi, tahun 2020 menjadi awal semangat bagi REGETH dan mereka merekam materi lagu untuk album baru yang dimulai sejak bulan Oktober 2021 hingga pertengahan bulan Januari 2022. Pada Mei 2022 bergabunglah Julian Fernando menggantikan Ryan (drum).

Materi baru REGETH tersebut berisikan tentang tema Pemberontakan, Perlawanan dan Emosi. Hasil rekaman ini dipercayakan kepada Reduan Crowns Sumedang untuk proses mixing dan mastering yang juga menangani abum pertama mereka.

Sambil menunggu proses mixing dan mastering, REGETH mengeluarkan promo 2022 dengan 2 buah lagu. Promo mereka pun dilirik oleh label berdarah asal Bandung yaitu Rottrevore Records, dan pada Juni 2022 kontrak kerjasama rilis album pun ditandatangani.

Rencananya album REGETH yang bertitel ‘Trampled, Tortured and Died’ ini akan dirilis versi digital dan fisiknya pada 1 Oktober 2022.  Menyajikan 9 lagu buah lagu yang salah satunya merupakan cover song dari EMBALMER, serta artwork cover dibuat oleh Rudi Gorgingsuicide menambah apik album ini.

REGETH line-up:
Ihsan (vocals)
Asep (bass)
Rahmat (guitar)
Julian (drum)

Diskografi:

  • Demo Promo 2012
  • Demo Promo 2013
  • Demo Promo 2014
  • Album ‘Lawan Dengan Tunduk’ (2015, Black Art Prods.)
  • Album ‘Trampled, Tortured and Died (2022, Rottrevore Records)

REGETH
FB : regeth
IG : regeth.official
Twitter : regeth
CP : +62 813-8438-1703/Rahmat

Website ini bermanfaat bagi anda? Bantu kami untuk perawatan website ini agar tetap bisa online. Donasi bisa disalurkan melalui PULSA, DANA dan OVO di nomor 0813 1855 1813

Related posts