by

Denda Omnivora & The White Liar Terlahir dari ketidakpuasan

It Come Like Fire adalah berisi 22 kumpulan lagu terbaik dari beberapa album Denda Omnivora & The White Liar, band punk yang sudah ada sejak tahun 2004 dimana sosok Rahadian Adhitya Maga sebagai frontman band dengan keseriusannya membuat perpaduan sound yang rough ala garage punk atau saya lebih suka menyebut Noise Grind dan juga elektro punk dengan banyak sentuhan shock rock di timpa dengan tema dan luapan segala kesakitan, kegembiraan, munafik, egoisme, idealisme, narsisme juga propaganda akan hidup yang dialaminya tertuang jenius di album kompilasi ini.

Tapi sangat di sayangkan ada lagu-lagu yang rekamannya bagus, ada juga yang cukup dengan rekaman seadanya. ini terjadi mungkin karena diambil dari berbagai album dengan format ada yang live, demo, rehearsal dan lain lain,menjadikan sound tiap lagu berbeda tanpa ada keterangan. Tetapi ini tidak mengganggu usaha kita untuk terbius dengan pemberontakan di lyric khas Denda Onmivora. Diantaranya Kick Our Boot To The Police, Mustang, Punx N Proud, Depresi Gila, Si Pahit Lidah, Fuck You n I Kill You adalah beberapa lagu yang penuh amarah khas yang dituangkan bersama band pengiringnya The White Liar.

Saya sendiri suka komposisi di lagu Mimpiyang mungkin ini agak bertoleransi untuk mengarah ke komersial versi sebuah band punk. Lagu ini juga di remix ulang versi techno nya yang sangat sadis dan lagi lagi penuh amarah. Yang menarik di lagu Tapak Baja intensitas diturunkan dengan di tampilkannya lagu ini dalam versi akustik dan kalem tanpa membuang luapan amarah mereka. Kalian ga suka dengan akustik? Versi full band lagu Tapak Baja ini juga ada. Begitu pula track (pretty) no bodiescukup dengan gitar akustik diiringi drum looping, sangat simple dan menghanyutkan …. Fakhh!!!!

Seniman performance art yang pernah mengadakan pameran tunggalnya di sekitar akhir tahun 2011 an ini juga membuat track lagu dengan drum loop juga syntesizer digital diantaranya A Pain Full Case, Indonesia Missing Culture entah mengapa di lagu ini mengingatkan beberapa track amarah Homicide dari Bandung, ada lagi Way Were Are, Lagu Perjuangan, Enigma Of Sucker, dan masih banyak lagi.

Jika kalian mengikuti perkembangan musikiltas dari band ini dari tahun 2004 sampai sekarang, akan terasa perubahan ke lebih dewasa tanpa harus meninggalkan roots pemberontakan sebagai ciri dari sebuah band punk. Silahkan kalian cari cara sendiri untuk menikmati karya totalitas Denda Omnivora & The White Liar. Dan jangan pernah memendam amarah mu.

HW – Gerilya Magazine

Klip Denda Omnivora – Mimpi

https://www.youtube.com/watch?v=4ldcFJD4hnc

Link OFFICIAL :

Facebook : @dendaomnivoraandthewhiteliar

Bandcamp: https://dendaomnivorathewhiteliar.bandcamp.com/

Soundcloud: http://soundcloud.com/whiteliarmusicdepartment

Youtube: http://www.youtube.com/dendaomnivora

Contact : 0817 9428 085

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

2 comments

  1. mimpi jangan kau beli…kereeennnn euyyy fav song ❤️..semangat terus mas denda…best regard