by

EXTREME HATE Mewakili Suara-suara Tertindas Lewat Lirik Lagu

Extreme Hate terbentuk di Jogjakarta pada bulan Juni 1998, dengan personil awal, Levoy-drums/vocals, Teguh-guitars dan Inuz-vocals. Pada tahun itu juga ExH mengeluarkan demo tape dgn title “Stop Violence”. Pada tahun 2001 ExH hijrah ke Tangerang, dengan personil baru yaitu Cece-vocals, Yosua-guitars, Boris-bass, dan Levoy-drums/vocals.

Extreme Hate juga banyak melakukan show, split project dengan band-band lokal dan luar negri, dan juga kompilasi-kompilasi. Salah satunya split dengan band grindcore legend Australia, Warsore pada tahun 2007 dirilis oleh Noise Abuse Prod, dan pada tahun 2018 dirilis ulang oleh label UK dan german (Grindfather Prod dan AxRxL Rec). Karya-karya Extreme Hate juga di abadikan dalam discography.

Yang pertama “Hopeless Documentary 1998-2003” yang dirilis oleh label dari Italy, Lo-Fi Records. Dan yang kedua “15th Years Of Hatred 1998-2013” yang dirilis oleh label lokal yaitu Grindtoday Records dan R.A.P.S Records. Setelah banyak pergantian personil, pada tanggal 27 October 2018 Extreme Hate mengeluarkan debut album yg berjudul “Fugitive” dirilis oleh Playloud Records.

“Dan di tahun 2021 ini, tepatnya tanggal 14 Maret 2021, kami kembali meluncurkan sebuah EP, mungkin lebih tepatnya album kumpulan lagu-lagu ‘unreleased track’ dari tahun 2018 s.d 2019 yang belum pernah dirilis dalam bentuk apapun, plus bonus track raw sound yang kami ambil dari rekaman latihan di studio melalui handphone. EP ini kami beri title “Where The Faith Left In The Darkness Of Greed” yang dirilis oleh Maxima Music Pro, berisi 11 lagu oldschool raw brutal grindcore,” ujar sang drummer ExHx, Levoy.

Tema dari EP ini bercerita tentang kehidupan manusia yang sudah tersesat kedalam kegelapan dunia yang penuh dengan perang, pembunuhan, keserakahan, perebutan kekuasaan, saling menjatuhkan satu sama lain, dan lain sebagai nya. “Semoga teriakan kami bisa mewakili suara-suara tertindas”, harap Levoy.

Untuk musik, Extreme Hate banyak memainkan riff-riiff hardcore/punk yang di padukan dengan death metal dan juga doom/sludge, EP ini memang lebih suram dari lagu-lagu kami sebelumnya. Di EP ini juga meng cover 2 band legend, yang bukan dari genre grindcore, yaitu Mayhem – death crush, dan Metallica – metalmilitia. “Karena kami sangat nge fans dengan 2 band tersebut,” pungkas Levoy.

Line up today :
Levoy – drums/lead vocals, Robert – guitars/back vocals, Dhanes – bass/back vocals

Grindcography :
Demo :

  • Extreme Hate “Stop The Violent” (1999)
  • Extreme Hate “Second Demo” (2002)
  • Extreme Hate “Demo 2005/2006”

Split Tape/CD :

  • Extreme Hate/Criminal Vagina/Social Sickness (Hyperblast Area Records) – tapes
  • Extreme Hate/Tasukete Kudasai (malaysia) – (Noise Control Records-Malaysia) – tapes
  • Extreme Hate/Bestial Vomit (italy) – (Lo-Fi Records – Italy) – CD
  • Extreme Hate/Tersanjung XIII/Disreject/Total Damage/Social Distrust/Human Corruption “Breathless
    War 6 Ways Split (Tukangsayurekord) – tapes/CD
  • Extreme Hate/Warsore (Australy) “Demo[n]s/Open Wound” – (Noise Abuse Prod) – CD
  • Extreme Hate/Warsore (Australy) “Demo[n]s/Open Wound” – (Rip Kids Records) – tapes
  • Extreme Hate/Warsore (Australy) “Demo[n]s/Open Wound” – (Grindfather prod – UK/AxRxL Recs – Ger)
    – tapes
  • Extreme Hate/Borox/Infected Tendence “It’s About A Whole Truth” (Edelweiss Prod) -tapes
  • Extreme Hate/Proletar/No Mas No (mexico)/Ristisaatto (finland)/Ydinsota (finland) –
    (Bonetounge
    Records – finland) – CD
  • Extreme Hate/Aftersundown/Pure Massacre “Extreme After Massacre” (Triple D Rec, Jizzlober Rec,
    Grindforkids Inc..etc) – tapes

Compilations Tapes/CDs

  • A Tribute to Extreme Decay (Nowheretogrind Records) – tapes
  • A Tribute to Extreme Decay (Playloud Records) – CD
  • Indonesian Tribute To Nasum (Playloud Records) – Tapes/CD
  • Fightback “Its Time to Grab Back Our Life” (Sampah Records) – tapes
  • Counter Attack (Beer City Records – US) – CD
  • Rebelliousickness Vol 1 “Kompilasi Komplikasi” (Ibuku Diperkosa Records) – tapes
  • Rebelliousickeness Vol 2 “Kompilasi Komplikasi” (Ibuku Diperkosa Records) – tapes
  • Everything Make You Shock “Kompilasi Kontribusi Part 1 (Teriak Records) – CD
  • Free Style Vol 5 “Sorry..No Room For Satan” (No Label Records) – tapes
  • Faggot Compilation (international compilation) – (Grindlover Records) – tapes
    …….and many more

Discography CD :

  • Extreme Hate – Hopeless Documentary 1998 – 2003 (Lo-fi Records – Italy) – CD
  • Extreme Hate – 15th Years of Hatred 1998 – 2013 (Grindtoday Records/R.A.P.S Records) -CD

Full Length :

  • Extreme Hate – Fugitive (Playloud Records 2018)
    EP :
  • Extreme Hate – Where The Faith Left In The Darkness Of Greed – EP (Maxima Music Pro 2021)

EXTREME HATE
Where The Faith Left In The Darkness Of Greed
Genre : Grindcore
Origin : Tangerang, Indonesia Labels : Maxima Music Pro
Release : March 14, 2021

Maxima Music Pro
contact@maximamusicpro.com
www.maximamusicpro.com
facebook.com/maximamusicpro
instagram.com/maximamusicpro

(ADRIN NUGRAHA)