FØDT Menantang Arketipe Black Metal

Band beraliran melodic black metal ini turut serta mensukses kan event SURABAYA DEATH FEST yang di gelar di utara surabaya tanggal 18 september 2022. Dengan berkolaborasi bersama band band cadas lain, Født tampil dengan aura gelapnya. Sepanjang saya melihat, født berhasil membawa nuansa black metal di tengah tengah kegarangan sound sound berat khas genre Death Metal. Ini menandakan bahwa, genre black metal di surabaya khususnya patut di perhitungkan dan di apresiasi setinggi tingginya. Atmosphere kebersamaan dan keharmonisan antar genre terlihat sejak awal event ini mulai digelar. Para metalhead yang datang pelan namun pasti memenuhi sesak venue yang lumayan besar.

Født sendiri memainkan lagu-lagu andalan mereka yang di ambil dari debut album mereka Dimensi Sang Gelap dan lagu dari album kedua mereka yang terbaru yaitu Kultus Sang Dewa. Født berhasil menghipnotis para audience dengan lagu-lagu mereka yang cukup berbeda jika di bandingkan dari Band ber-Genre Black Metal lainya. Black Metal pada umumnya memainkan riff-riff Black Metal dengan sentuhan melodi yang khas di bawakan oleh band Heavy Metal layaknya Iron Maiden, Født nampaknya membuat ciri khas yang baru terhadap Genre Black Metal.

Walau terbilang band baru, Født dikenal sebagai band yang cukup produktif. Dengan total 2 Full-Length Album, 1 Promo/Ep, 1 Album Tribute Dan berbagai Split dan sekian Kompilasi yang mereka ikuti, tak cukup membuat Født berpuas diri. Di tahun ini “Deathstars” sebagai Gitaris mengatakan bahwa Født sedang mempersiapkan Album Ke 3 yang masih dalam tahap proses perekaman. Ia juga menambahkan bahwa Album ke 3 akan menjadi Album yang cukup berbeda dari Album-Album sebelumnya, sekaligus Album ke 3 nantinya akan menjadi debut Album bagi Lunar sebagai Vocalis Baru di tubuh Født.

BACA JUGA :  SCREAMFEST #1, Ciputat 4 April 2020

Sejatinya, Født berhasil membuktikan bahwa mereka layak bermain di Event Musik berkelas seperti Surabaya Deathfest. Bagaimana profesionalnya mereka bermain, membawakan aksi panggung yang cukup mencekam dengan penutup wajah seolah Født ingin para audience berfokus terhadap musik yang mereka sajikan. Bahkan hingga lagu terakhir, Født tetap membuat saya tertegun kagum akan kepiawaian mereka bermusik. Tak hayal, Surabaya Deathfest sekali lagi menjadi salah satu sejarah untuk Født yang terbilang masih muda tapi mereka berhasil mendobrak keras Genre Black Metal di tanah kelahiran mereka yaitu Surabaya.

Født menantang arketipe black metal, mewarnai di luar garis genre dengan tekstur melankolis dan emosi yang dalam. Født melahap pendengar dengan katarsis misanthropic dan penderitaan sinematik, memberikan emosi yang gamblang tanpa gangguan. Bersiaplah untuk kehilangan diri Anda dalam jurang nihilistik dengan penawaran yang menghancurkan ini.

Di balik selubung hitam ketidakjelasan dan kehancuran, orang-orang FØDT menyampaikan ode mereka dalam pusaran agresi dan keindahan yang mengalir. Muncul dari era pandemi hingga apa pun yang menunggu umat manusia berikutnya, gerombolan Født tetap berada di garis depan generasi berikutnya dari metal ekstrim. Keindahan FØDT terletak pada keterusterangan dan kesederhanaan yang ditemukan dalam permadani kemerahan dari ekstremitas dan agresi. Dengan cakar yang dicelupkan ke dalam darah tinta hitam dan digoreskan pada daging penderitaan manusia, FØDT memimpin serangan ke masa depan kegelapan, dan semua orang yang menemukan keindahan dan kekuatan di sisi gelap keberadaan akan melakukannya dengan baik untuk memperhatikan.

Lyrical themes:
Nature, Paganism, Darkness, Misanthropy, Nihilism
Narcissism, Self-destruction, Mental numbness.

Facebook: FøDT
Instagram : fodt_official
www.fodtofficial.bandcamp.com

Related posts