by

GRAMORA, dari Gothic Metal ke Symphonic Rock

Sebelum memakai nama GRAMORA, band gothic metal asal Tasikmalaya ini sempat menyandang nama KORIDOR. Melalui perdebatan kecil di internal personil, akhirnya diputuskan untuk mengganti nama KORIDOR menjadi GRAMORA.

GRAMORA terbentuk pada tahun 2014 dengan line up awal : Penia Pimalya (Lead Vocal), Rizki (Scream/Growl), Agis (Keyboard), Arip (Lead Guitar), Ari (Drum), Jefri (Guitar) dan Dadan (Bass). Dengan formasi ini GRAMORA merilis satu buah single yang berjudul “Maha Dusta” pada akhir 2014,

Dalam perjalanannya, pada tahun 2015 GRAMORA merubah konsep lagu tanpa adanya vocal death growl lagi hingga formasi line up menjadi: Penia P (Lead Vocal), Agis (Keyboard), Arip (lead Guitar), Ari (Drum), Amin (Guitar) dan Amiraz (Bass). Formasi ini melahirkan single ke-2 yang berjudul “Perjanjian Hitam”. Sempat mengcover lagu ‘Darah Juang’ ciptaan Bapak John Tobing, dan akhirnya GRAMORA mengalami kevakuman.

“Sebelum masa vakum ini sebenarnya GRAMORA dalam proses pembuatan album pertama. Di karenakan beberapa faktor internal, kami menunda proses pembuatan album tersebut dan akhirnya terlupakan karena kesibukan masing-masing,” kenang Penia sang frontline band ini.

GRAMORA sempat terancam bubar saat Pinea sakit parah. “Selama vakum, saya pernah kehilangan suara selama kurang lebih satu tahun dan ternyata saya di diagnosis sakit parah. Sempat menyatakan mundur dan membubarkan GRAMORA karena kondisi fisik yang sangat tidak mungkin untuk melanjutkan aktifitas di luar,” ujar Penia.

Setelah menjalani masa pengobatan, akhirnya suara Penia berangsur pulih. Sampai akhirnya dinyatakan sembuh, meski tidak sepenuhnya mengembalikan suara Pinea seperti dulu. Dampaknya karakter vokal Penia kini berubah, namun tak menyurutkan GRAMORA untuk bangkit dan mulai aktif kembali di kancah musik metal.

Di akhir tahun 2020 ini, GRAMORA akan merilis sebuah single yang berjudul “Hasrat Abadi” yang merupakan single pertama GRAMORA dengan konsep baru yang berbeda dari sebelumnya. Karena konsep yang diusung GRAMORA saat ini berubah menjadi Symphonic Rock.

“Kalau dulu, kedua single kami identik dengan vocal falseto namun untuk sekarang kami mengubah konsep dengan karakter vocal yang lebih lantang. Tetapi karena kecintaan kami dengan nuansa “Gothic”, kami akan memberikan sentuhan-sentuhan gothic disetiap lagu yang akan kami bawakan,” ungkap Penia.

Formasi tahun 2020 ini GRAMORA mengalami perombakan, dengan menyisakan Penia P (Lead Vocal) dan Arip (Lead Guitar), mereka merekrut Saprol Ex-Repture (Drum) dan Tri Jabrigh ‘Homesick’ (Bass). Sedang untuk posisi Guitar serta Keyboard masih kosong.

IG : gramora.id
wa : 0855 2623 3536
FansPage Facebook : GRAMORA
Youtube : Gramora ID

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.