by

Media Dakwah Blackswan dengan “Periode Akhir”

Blackswan merilis debut album perdana mereka yang bertajuk “Periode Akhir” sebuah album yang syarat akan perspektif islam dan fase social distorsing melalui syair dan hentakan beat Metalcore ala mereka. Bertepatan pada umur yang ke-6 tahun ini, Band yang beranggotakan Kevin (Vokal), Dery (Gitar, Vokal), Ninis (Gitar), Kholil (Drum) merilis album perdananya pada tanggal 4 Oktober 2020 secara fisik dan digital setelah merilis single Masif Infotainment, Malhamah Kubra, Trump dan juga Anti Sekuler.

  Album yang dikerjakan bersama Torch Production dan Rama Project Studio ini memiliki 10 tracks dengan Guitar tunning drop C full distorsi dan kombinasi growl serta clean vocal seperti umumnya band di garis genre ini. Yang menarik adalah riff-riff khas Old School dan New School Metalcore manis digeber di 10 track list album “Periode Akhir”. Periode akhir sendiri berarti sebuah fase perjalanan dunia islam yang kini sudah berada di abad-abad kegelapan menjelang datangnya hari akhir (Kiamat). Judul ini diambil karena banyak lagu dari blackswan sendiri yang mengangkat fenomena akhir zaman.

Diawali dengan riff yang ciamik dari sesi guitar,disusul geraman dan dobel pedal yg rapih track pertama “Agregat Mardhatillah” langsung menghajar telinga kita. Breakdown part nya sangat menawan.

Di lagu ke dua ada “Masif Infotainment” yang menceritakan Infotainment sebagai salah satu upaya untuk menjauhkan kita dari berita-berita yang jauh lebih penting untuk disoroti. Saya berharap di lagu ini tanpa clean vocal dan part breakdown. Biar ada perbedaan dengan lagu pertama secara global.

Track ke tiga “Ghazwul Fikr” yang aga mid tempo, walaupun tetep ada beat yang menghentak hentak. Tapi lagi lagi riff guitarnya sangat menarik. Ditambah ada voice spoken dan solo gitar yang simpel tapi catchy

Ada lagu “Trump” di track ke empat sebagai lagu yang melawan Islamic phobia dan menentang penjajahan Palestina di teriakkan Mid growl dengan artikulasi yang cukup jelas seperti amarah yang meluap. Ada perbedaan mixing di lagu ini dibandingkan dengan lagu yang lain, suara gitar kadang menghilang saat vocal masuk

Di track ke lima “Garis Batas Palestina” seperti judulnya, bercerita tentang situasi negara tersebut. Lagu ini agak sederhana di banding track lainnya. Seperti sengaja untuk fokus mengedepankan pesan yang akan disampaikan dari lyric lagu ini/

“Anti Sekuler” Ada di track ke enam. Gempuran dobel pedal diawal dan riff variatif di awal membuat kita harus menggoyangkan kepala kita. Sampai ada part yang melodius dan vokal nge rap yang menawan. Lagu ini menceritakan perlawanan mereka melawan segala hal berbau sekulerisme.

Lanjut track keren di urutan ke tujuh “Malhamah Kubra” lagu yang menceritakan perang besar di akhir zaman ini diawali dengan ketukan derap mars seakan akan mengiringi barisan tentara berjalan ke medan laga. Lagu ini agak mid tempo dan Sedikit bisa buat mengambil nafas setelah di hajar amarah dari track pertama sampai ke enam

Dilagu ke delapan ada “Aberasi Ummat” adalah lagu yang punya durasi paling panjang diantara track track lainnya. Ada solo guitar yang menyentuh dan riff yang sporadis bergerak terus

Lagu ke sembilan “The Immortal One” satu lagu yang menjadi inti dari seluruh lagu di album ini, lagu yang menyinggung hal paling prinsip di dalam islam yaitu tawhid (monoteisme) yang menjadi fitrah setiap manusia. Vokal mid growl dan clean vocal bersaut sautan di tengah lagu menyampaikan pesan di tengah kebisingan dan keagressifan musik mereka

Ditutup “The Stranger” di track ke sepuluh yang adem. Mendinginkan suasana kalian setelah digempur 9track Metalcore yang sudah pasti memaksa kalian buat mengangguk kepala dan membayangkan ditengah sebuah konser moshing di antara penonton lainnya. Kembali ke The Stranger, iringan piano yang melodius dan vokal yang lumayan membuat kita ikut bernyanyi. Porsi dua departement ini hampir 80% memenuhi durasi lagu, sisanya baru masuk full band di part terakhir….Great track placement

Berhubung saya Cuma review dari track digital, jadi tidak bisa membahas cover packaging dari rilisan fisiknya. Album ini bisa didengarkan di hampir semua platform musik digital. The first album of BlackSwan, the outstanding Malang Metalcore is nice to listen to and can give you shivers in some moments.

HW – Gerilya Magazine

Contact person Blackswan

Ninis 081235682336
IG: Blackswanindo
Youtube : Blackswan_Official
Soundcloud : http://soundcloud.com/blackswanindo

Website :

https://djarumcoklat.com/band/blackswan-2