by

NEUROTIC OF GODS – Fajar Sakramentaritual

Atas request dari Yaya Helvete , akhirnya saya coba tulis review single milik band yang dulu pernah saya berada di dalamnya, bernama Neurotic of Gods, so kalau saya tulis review yang sifatnya singkat, maka akan jadi review yang subjektif ๐Ÿ˜‰ Saya coba review apa adanya dengan kritik dan masukan juga tentunya.

OK , let’s begin ๐Ÿ™‚ Neurotic of Gods merupakan band yang memiliki frontman seorang Drummer yang memiliki kemampuan yang tidak terbantahkan lagi, seorang Yaya aka Lord Tchort. Neurotic OV Godsficial / Neurotic Of Gods ini berevolusi dengan karakter lagu yang sangat berbeda di tahun ke tahunnya.Bila saya coba pilah pilah era -nya

1. Era Night domination, karena dapur nya diolah bersama antara Lukman, Asep, saya, maka hasilnya tidak jauh dari aroma Dark Funeral dan Emperor di lagu lagunya .

2. Era 2008 – 2013, karena dapurnya banyak campur tangan rekan rekan di area Bandung dan sekitarnya, sehingga lagu lagu Neurotic of Gods memiliki citarasa, tema dan komposisi yang berbeda di tiap tiap lagunya , saya notice di catatan saya seperti ini, tapi yang paling notable adalah split dengan Savaasaq dengan orang dibalik layarnya adalah the master Sonya Haze . Menurut saya ini adalah komposisi lagu lagu Neurotic of Gods yang paling powerful dan mulai menemukan ciri khas dalam tema dan komposisi lagu, dibanding single single terdahulu., seperti lagu Inkarnasi Spiritual Kelam yang malah mirip brutal death metal , Blazing Grim The Eternal Hell Hordes malah mirip lagu Grindcore Blackmetal atau malah lagu War Machine And Grimlock dan I am the Evil One yang mirip Black Thrash metal dengan tempo cepat.

3. Era kini , 2018 and beyond ..
Seiring dengan makin dewasanya sebuah band dan bertambah pula wawasannya band tersebut, nampaknya Yaya Helvete pun sama, dengan formasi yang sering berganti ganti , nampaknya sang empunya band ingin mencari formula yang tepat untuk meracik ramuan yang tepat pada karya band ini selanjutnya.

Nah, karya tersebut bisa kita nikmati sekarang di single berjudul Fajar Sakramentaritual, ( saya sarankan mendengarkan versi bandcamp – https://neuroticofgods.bandcamp.com/releases – bersama personel lain yang sudah tidak asing lagi di scene metal bandung, dengan vokalis SAni Martil, dibantu dual gitaris Jamie Hwang dan gitaris berbakat Fakhri Ismail ( eks Sethos ) mereka menggarap single ini yang nantinya akan dibuat mini album dibawah label The black covenant records milik Derach Devandrs

Fajar sakramentaritual dengan durasi 6 menit lebih ini dibuka dengan riff melodius dengan mid-tempo drumming dan riff riff scale post modern rock yang banyak dijumpai di lagu lagu bertema psychedelic rock, sebuah terobosan yang bagus untuk sebuah lagu dari band blackmetal. Bridge dan reffrain lagu ini di menit 3:45 – 4:21 adalah salah satu highlight di track ini, namun kenapa harus ada clean vokal ? kalau menurut telinga saya ini fill yang kurang perlu, mungkin coba komposisinya di jump ke menit 05:26 sehingga langsung balik ke riff pembuka , mungkin bisa jadi perbandingan, karena hei Neurotic of gods bukan atmospheric black metal band kan ? ๐Ÿ™‚ Secara lirik, fajar sakramentaritual ini cukup mendalam dan tema, maksud dari band ini pun mudah tersampaikan karena menggunakan bahasa Indonesia,

Demikian review dari saya, kurang lebihnya saya mohon maap ya.

https://neuroticofgods.bandcamp.com/releases

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.