by

NGLAYAT, Hijrah dari Symphonic ke War Metal

NGLAYAT yang berarti menghadiri upacara kematian berdiri pada tahun 1999 dengan awal mula berkonsep symphonic black metal, kemudian dengan seiring pendewasaan dalam bermusik, kini NGLAYAT mencoba untuk memainkan musik berkonsep War Metal yang menceritakan tetang peperangan dalam kegelapan dan kekejaman yang dipengaruhi oleh MARDUK.DARK FUNERAL, IMMORTAL dsb.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang NGLAYAT kita simak saja hasil wawancara Cece dari GERILYA Magazine dengan sang vokalisnya, Agung. Let’s check it out!

Mari kita mulai interview ini biografi singkat NGLAYAT, dan personel pendiri yang masih tetap bertahan siapa saja selain Paklik Agung?
Oke, dari awal hingga saat ini masih saya sendiri sebagai frontman dari band NGLAYAT ini, yang saat ini di bantu Mingus (Drum), Rahmat (Guitar) dan Dedi (Bass).

Bagaimana rasanya bermusik setelah hampir melewati satu dekade ini? (1 dekade=10 tahun)
Yaa sampai sejauh ini masih dengan rasa bersyukur, tahun ke tahun berganti, banyak pasang surut di band, tapi jika kita senang dan hobi di musik, yaa.. masa-mas itu terasa terlalu singkat…

Apa cita-cita NGLAYAT yang masih harus diraih?
Kita coba belajar dari pengalaman yang telah berlalu, masih banyak juga perbaikan-perbaikan yang harus kita benahi dari semuanya termasuk di band dan dalam kehidupan sehari-hari.

Sejauh ini diskografi album NGLAYAT apa saja dan proyek yang pernah digarap apa saja?
Wacch kalau untuk discography kita pernah memiliki: Spiritual of Ronggolawe (2003/EP/Tapes); Lantunan Syair Kegelapan (2011/EP/CD); Api Peperangan (2013/Album/CD); dan beberapa kompilasi seperti: Throne of Darkness; Blood Join; Sound of Darkness; Tangerang Menghitam; Indonesia Underground 4; Logam Hitam.

Proyek yang akan dirilis Nglayat apa saja dalam waktu dekat ini?
Untuk saat ini kita sedang mencoba menyiapkan beberapa materi baru yang rencananya akan kami keluarkan di pertengahan/akhir tahun ini dalam bentuk album baru, dan yang pasti akan sangat berbeda dari konsep materi kita sebelum-sebelumnya, Keep Update..

Setelah lama era black metal (BM) menjadi hype dan booming beberapa tahun lalu dan kini menjadi hiatus, apakah ada masukan dari NGLAYAT untuk kemajuan band dan komunitas BM di Indonesia?
Tetap menjadi diri sendiri, pertahankan apa yang harus dipertahankan menurut keyakinan dan hati nurani.. hee

Tolong sebutkan lima band BM favorit manca negara dan lima band BM favorit lokal?
Manca negara: Marduk, Behemoth, Dark Funeral, Satanic Slaughter, Bound in Human Flesh. Untuk lokal: Rajam, Warkvlt, Djiwo, Sereignos, Hellucinate.

Untuk musisi, album merupakan jejak artefak kreativitas dan pembuktian loyalitas pada scene. Kalau untuk NGLAYAT apa artinya album ini, karena kami lihat NGLAYAT cukup produktif untuk perilisan album?
Pada dasarnya sama, apa yang kita miliki dalam bentuk album/ep adalah sebuah bentuk pencapaian kreativitas karya nyata yang abadi berupa rilisan fisik. Mungkin tidak asing lagi kita mendengar kata MP3 atau pun illegal download, tapi berbanggalah jika kita memiliki rilisan fisik berupa CD/kaset, karena secara tidak langsung kita sudah ikut mensupport karya nyata dari sebuah band itu sendiri.

Standard label records yang bagus menurut NGLAYAT yang seperti apa?
Waacchh kalo bicara tentang standart label sechh relatif.. Heheehee… tapi yang paling penting menurut saya adalah “Komunikasi & Sosialisasi” antara label dan band tidak hanya di saat perilisan.

Event yang bagaimana yang selama ini NGLAYAT harapkan?
Kalo bicara event, menurut kita sama saja, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan penonton pada saat diatas mimbar panggung.. Heheheee…

Oh ya bagaimana personel NGLAYAT membagi waktu dengan band lainnya? Jika jadwal manggung bentrok, mana yang harus didahulukan?
Sampai sejauh ini kita dan personel yang lain masih enjoy, kita biasa mengatur jauh sebelum event itu berlangsung, semua personel bisa mengatur waktunya masing-masing jika ada bentrok jadwal di event.

Demikian interviunya, silakan jika ada yang mau ditambahkan kepada para pembaca Gerilya Magazine…
Sebelumnya saya wajib mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran tim Gerilya Magazine atas kesempatan yang luar biasa pada interview edisi (BLack Metal) ini, semoga semua tim dari Gerilya Magazine selalu diberikan kesehatan luar dalam agar bisa terus memberikan bacaan yang bermanfaat bagi para MetalHead khususnya di Nusantara Indonesia ini.. KEEP THE DARK AND STAY TRUE WAR METAL..

BLACK ART MERCH
Jln Irmas no 91 Rt 01/10 Kebon Nanas
Cikokol Tangerang 15117
www.NGLAYAT.webs.com
www.facebook.com/NGLAYAT
087871527666/Agung


Artikel ini pernah dimuat di GERILYA MAGAZINE Edisi #13 Tahun 2015